Kamis, 01 Desember 2011

Sejarah Internet


Internet pertama kali di perkenalkan pada tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat melalui proyek ARPA yang di sebut ARPANET ( Advanced Resear ch Project Agency Networks ) . Proyek ini merancang bentuk jaringan, kehandalan,seberapa besar informasi yang dapat di pindahkan . ARPANET menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang di kenak sebagai TCP ( Transmision Control Protocol ) / IP ( Internet Protocol ).
Pada awalnya proyek ini di bangun untuk kepentingan militer, DepartemenPertahanan Amerika Serikat membuat suatu sistem jaringan komputer yang dapat menghubungkan komputer di daerah – daerah vital yang bertujuan untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari9 terjadinya informasi terpusat.
Proyek ARPANET awalnya hanya menghubungakan 4 situs saja , yaitu  Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah .Kemudian proyek ini berkembang di seluruh daerah dan semua universitas di negara tersebut yang ingin bergabung.  Perkembangan ini membuat ARPANET mengalami kesulitan dalam mengaturnya.
Untuk mengatasi masalah tersebut ARPANET di pecah menjadi dua yaitu :
  1. MILNET untuk keperluan Militer
  2. ARPANET baru yang lebih kecil untuk keperluan non militer
Gabungan dari kedua jaringan ini kemudian di sebut DARPA Internet yang kemudian di sederhanakan menjadi Internet.

MUTU KOMPILATOR


Beberapa faktor yang mempengaruhi mutu dari sebuah kompilator , antara lain :
Kecepatan dan waktu proses kompilasi
Waktu proses kompilasi adalah waktu yang di butuhkan pada saat kita menunggu hasil kompilasi. Mutu ini di pengaruhi oleh:
  
1. Penulisan Algoritma Kompilator
Adalah algoritma yang di gunakan untuk menuliskan program kompilator itu. Misalnya sebuah kompilator lebih cepat melakukan kompilasi di bandingkan lainnya, halini di sebabkan karenapembuatan algoritma oleh para pemrogramannya lebih baik saat membuat kompilator tersebut
  • Kompilator Pengkompilasi
Adalah sebuah program khusus yang menghasilkan kompilator tersebut. Contoh pembuatan Turbo Basic tentu saja tidak menggunakan bahasa Basic tetapi menggunakan bahasa lain dan di kompilasi dengan kompilator lain.
Contoh  Gambar pembuatan kompilator menggunakan Kompilator Pengkompilasi
2. Mutu Program Objek ( Program hasil dari proses kompilasi )
Di pengaruhi oleh ukuran dan kecepatan eksekusi dari program objek. Contoh : perbandingan antara Turbo Pascal 5 dan Turbo Pascal 6, di mana Turbo Pascal 6 lebih baik dari pada Turbo Pascal 5 bila program objek ( exe ) yang di hasilkan berukuran lebih kecil dan lebih cepat di eksekusi. Hal ini di pengaruhi oleh fungsi translasi yang di gunakan oleh kompilator tersebut ( cara untuk melakukan perubahan dari source kode ke object kode ). 
3. Intregated Environment
Merupakan fasilitas – fasilitas terintegrasi yang di miliki oleh kompilator tersebut, misalnya untuk melakukan editing, debugging, testing. Intregated Enviroment biasa di sebut juga IDE ( Integraterd Development Environment ) . contoh : dengan menggunakan CLIPPER ( CLIPPER.EXE ) kita harus melakukan penyuntingan dengan menggunakan suatu program editor (PE.EXE) yang terpisah dari kompilatornya, sedangkan pada Turbo Pascal ( TURBO.EXE ) kita bisa melakukan penyuntingan sekaligus kompilasi dan sebug dalam satu lingkungan pemrograman

Senin, 28 November 2011

belajar html membuat table


Kode di bawah ini merupakan kode sederhana dari table sebuah website :
<html >
<head>
<title>Latihan Membuat Table</title>
</head>
<body>
<table width="200" border="1">
  <tr>
    <td ></td>
    <td ></td>
    <td ></td>
  </tr>
  <tr>
    <td></td>
    <td></td>
    <td></td>
  </tr>
  <tr>
    <td></td>
    <td></td>
    <td></td>
  </tr>
</table>
</body>
</html>

Coba Anda ketik kode di atas menggunakan note pad. Lalu save dengan exktensi file html, lalu jalankan di browser
Hasilnya :










Untuk membuat table yang yang terdiri dari gabungan beberapa kolom maupun baris, kita bisa gunakan kode rowspan ( menggabungkan baris pada table ) dan colspan ( menggabungkan kolom pada table). Selain itu table yang kita buat bisa kita beri warna menggunakan bgcolor.
contoh
<html >
<head>
<title>Untitled Document</title>
</head>
<body>
<table width="200" border="1" bgcolor="blue">
  <tr >
    <td >1</td>
    <td >5</td>
    <td rowspan="3"></td>
  </tr>
  <tr>
    <td>2</td>
    <td>6</td>
  </tr>
  <tr>
    <td>3</td>
    <td>7</td>
    </tr>
  <tr bgcolor="yellow">
    <td colspan="3">4</td>
    </tr>
</table>
</body>
</html>

Hasil nya :
1
5
8
2
6
3
7
4
 

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management