This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
Rabu, 07 Desember 2011
Teknologi Informasi untuk Manajemen
Untuk mendukung suatu sistem informasi yang telah di bangun, di perlukan penerapan teknologi informasi yang sesuai
A. Manajemen tingkat bawah
Manajemen tingkat bawah memerlukan sistem pemroses transasksi. Sistem informasi pada tingkat ini pada intinya hanya melayani satu departemen atau suatu unit kerja saja. Misalnya unit kerja pembuatan rekening air . untuk membuat rekening tersebut dibutuhkan beberapa komputer. Tetapi komputer – komputer tersebut tidak di hubungkan menjadi satu jaringan komputer. Untuk pembuatan rekening tersebut di perlukan pula perangkat lunak. Misalnya teknologi pengolah berkas. Jika di bandingkan teknologi pengolah berkas lebih sederhana di bandingkan teknologi basis data
B. Manajemen Tingkat Menengah
Pasa manajemen tingkat ini memiliki tugas mengkorrdinasi unit – unit kerja di bawahnya untuk mencapai sasaran secara efektif. Untuk mendukung tugas tersebut maka manajemen tingkat menengah membutuhkan teknologi jaringan komputer juga teknologi data base. Teknologi jaringan komputer di butuhkan untuk menyatukan berbagai macam komputer di banyak unit kerja kedalam sebuah sistem yang terintegrasi. Teknologi data base di perlukan karena mampu meyatukan bayak data di berbagai komputer kedalam sebuah sistem data yang terintegrasi.
C. Manajemen Tingkat Atas
Manajemen tingkat atas memiliki tugas untuk mencapai visi / misi organisasi. Pada manajemen tingkat atas memerlukan banyak informasi dari luar untuk membuat keputusan – keputusan . untuk mendukung keperluan tersebut di butuhkan fasilitas internet.
Tujuan dan sifat masalah manajemen
Berdasarkan tujuan sasaran yang harus di capai oleh manajemen. Maka, manajemen di bagi menjadi 3 tingkatan antara lain :
1. Manajemen Tingkat Atas
Tujuan dari manajemen tingkat atas adalah mencapai visi dan misi organisasi. Setiap organisasi memiliki visi dan misi. Misalnya sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan tas . memiliki visi menjadi perusahaan yang unggul di masyarakat , sedangkan misinya adalah membuat produk tas yang berkualitas. Manajemen tingkat atas terdiri dari direktur dan wakil direktur.
2. Manajemen Tingkat Menengah
Tujuan dari manajemen tingkat menengah adalah efektivitas. Setiap organisasi harus mencapai tujuan yang telah di tetapkan oleh manajemen puncak organisasi. Setiap organisasi harus efektif, efektif artinya mencapai tujuan yang telah di tetapkan. Manajemen tingkat menengah terdiri dari manajer dan asisten manajer
3. Manajemen Tingkat Bawah
Sasaran manajemen tingkat bawah adalah efesisensi. Efisien artinya setiap penggunaan sumber daya milik organisasi di manfaatkan secara tepat sehingga menghasilkan hasil yang masksimal. Sehingga setiap organisasi harus bekerja dengan efisien. Manajemen tingkat bawah terdiri dari supervisor dan tim yang bertugas mencapai efisiensi organisasi.
Kamis, 01 Desember 2011
Sejarah Internet
Internet pertama kali di perkenalkan pada tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat melalui proyek ARPA yang di sebut ARPANET ( Advanced Resear ch Project Agency Networks ) . Proyek ini merancang bentuk jaringan, kehandalan,seberapa besar informasi yang dapat di pindahkan . ARPANET menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang di kenak sebagai TCP ( Transmision Control Protocol ) / IP ( Internet Protocol ).
Pada awalnya proyek ini di bangun untuk kepentingan militer, DepartemenPertahanan Amerika Serikat membuat suatu sistem jaringan komputer yang dapat menghubungkan komputer di daerah – daerah vital yang bertujuan untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari9 terjadinya informasi terpusat.
Proyek ARPANET awalnya hanya menghubungakan 4 situs saja , yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah .Kemudian proyek ini berkembang di seluruh daerah dan semua universitas di negara tersebut yang ingin bergabung. Perkembangan ini membuat ARPANET mengalami kesulitan dalam mengaturnya.
Untuk mengatasi masalah tersebut ARPANET di pecah menjadi dua yaitu :
- MILNET untuk keperluan Militer
- ARPANET baru yang lebih kecil untuk keperluan non militer
Gabungan dari kedua jaringan ini kemudian di sebut DARPA Internet yang kemudian di sederhanakan menjadi Internet.
MUTU KOMPILATOR
Beberapa faktor yang mempengaruhi mutu dari sebuah kompilator , antara lain :
Kecepatan dan waktu proses kompilasi
Waktu proses kompilasi adalah waktu yang di butuhkan pada saat kita menunggu hasil kompilasi. Mutu ini di pengaruhi oleh:
1. Penulisan Algoritma Kompilator
Adalah algoritma yang di gunakan untuk menuliskan program kompilator itu. Misalnya sebuah kompilator lebih cepat melakukan kompilasi di bandingkan lainnya, halini di sebabkan karenapembuatan algoritma oleh para pemrogramannya lebih baik saat membuat kompilator tersebut
- Kompilator Pengkompilasi
Adalah sebuah program khusus yang menghasilkan kompilator tersebut. Contoh pembuatan Turbo Basic tentu saja tidak menggunakan bahasa Basic tetapi menggunakan bahasa lain dan di kompilasi dengan kompilator lain.
Contoh Gambar pembuatan kompilator menggunakan Kompilator Pengkompilasi
2. Mutu Program Objek ( Program hasil dari proses kompilasi )
Di pengaruhi oleh ukuran dan kecepatan eksekusi dari program objek. Contoh : perbandingan antara Turbo Pascal 5 dan Turbo Pascal 6, di mana Turbo Pascal 6 lebih baik dari pada Turbo Pascal 5 bila program objek ( exe ) yang di hasilkan berukuran lebih kecil dan lebih cepat di eksekusi. Hal ini di pengaruhi oleh fungsi translasi yang di gunakan oleh kompilator tersebut ( cara untuk melakukan perubahan dari source kode ke object kode ). 3. Intregated Environment
Merupakan fasilitas – fasilitas terintegrasi yang di miliki oleh kompilator tersebut, misalnya untuk melakukan editing, debugging, testing. Intregated Enviroment biasa di sebut juga IDE ( Integraterd Development Environment ) . contoh : dengan menggunakan CLIPPER ( CLIPPER.EXE ) kita harus melakukan penyuntingan dengan menggunakan suatu program editor (PE.EXE) yang terpisah dari kompilatornya, sedangkan pada Turbo Pascal ( TURBO.EXE ) kita bisa melakukan penyuntingan sekaligus kompilasi dan sebug dalam satu lingkungan pemrograman
Langganan:
Postingan (Atom)


